Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Kau Tahu?

Kau tahu? Malam adalah diriku Pagi adalah dirimu Beda warna, beda makna Hitam adalah kesuraman juga kedukaan Putih adalah kesucian juga kebahagiaan Kita berbeda dan terus begitu Kau tahu?  Aku adalah bulan Dan kau adalah matahari Aku itu dingin, sedangkan kau hangat Kita berbeda dan terus begitu Kau tahu? Aku adalah tinta Dan kau adalah penanya Kita berbeda,  Namun kita saling melengkapi Tiada pagi tanpa malam Tiada mentari tanpa rembulan  Tiada pena tanpa tinta Tiada kebahagiaan tanpa luka Lihat, Kita saling melengkapi, Walau kita berbeda Kita tetap menyatu, Walau kadang takdir memisahkan Kita adalah satu yang dipisahkan menjadi dua bagian Kau tahu? Aku ingin seperti mereka Walau terpisah, tetap satu Saling mengikat hati, jiwa, meleburkan cinta yang murni -Rans

Spooky Short Story - Tidak Sendirian

Tidak Sendirian Sendirian dirumah tanpa seorangpun adalah hal yang sangat membosankan bagiku. Apa lagi jika rumah kita sedang mati lampu. Tak bisa menonton televisi, tak bisa bermain komputer.  Ah pasti akan sangat membosankan. Dan sialnya hari ini lampu dirumahku padam. Ckh! Aku janji suatu hari aku akan memecat semua pekerja di perusahaan PLN itu. Aku mengambil handphone-ku saat benda itu berdering. Ternyata ibu menelepon. Katanya ia akan pulang larut hari ini. Dan oh ia bilang kepadaku untuk jangan keluar rumah. Hmm... tolong katakan ini hanya mimpi. Aku melempar handphone-ku asal ke sofa hitam di kamarku dan membanting diri disela-sela empuknya tubuh kasur. Aku bangkit dari tidurku saat aku mendengar sebuah suara diluar kamar. Aku membuka pintu kamar. Gelap. Aku pun mengambil lilin yang sedadi tadi menyala diatas nakas lalu membawanya keluar tuk menjadikannya cahaya dalam kegelapan ini. Aku berjalan. Mencari asal suara aneh yang kudengar tadi....

Spooky short story - Si Penjelajah

Si Penjelajah Ibuku adalah seorang penjelajah. Ia menghabiskan seumur hidupnya hanya untuk menjelajahi bumi yang tua ini. Suatu ketika ia ingin menjelajah ia bilang kepadaku bahwa tempat yang ia akan jelajahi itu adalah tempat dimana surga dunia berada. Ibuku berjanji jika tempat itu ditemukannya, ia akan membawa serta kami untuk tinggal di surga dunia itu. Aku tak percaya jika ibu benar-benar percaya pada omongan pak tua Qwertes. Pria gila yang juga mempunyai hobi yang sama dengan ibuku. 12 bulan lamanya, ibu tak kunjung menampakkan batang hidungnya. Mungkinkah ia telah tewas semasa perjalanan? Ataukah ia tersesat dihutan dan sedang mencari jalan keluar? Yah aku tak tahu itu. Yang penting 5 hari yang lalu ibu mengirimi kami sebuah surat melalui pos. Katanya jangan buka surat itu sebelum surat yang lainnya dikirim. Aku bingung. Bagaimana ia mengirimi surat melalu pos, padahal iakan sedang berada di hutan. Aneh bukan? Aku terus menunggu surat yang kedua. Tapi nampa...